Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Bantah Sergey Lavrov Sempat Dirawat Dirumah Sakit

- Senin, 14 November 2022 | 22:59 WIB
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov

DAGANGBERITA.COM - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengunjungi dan kemudian meninggalkan rumah sakit Bali menjelang KTT Kelompok 20 yang diadakan di pulau itu, kata pihak berwenang Indonesia, Senin tanggal 14 Oktober 2022. Kemudian pihak Rusia membantah bahwa dia telah dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Prediksi Skor Portugal vs Uruguay Grup H Piala Dunia 2022 Qatar, Head To Head Terakhir Portugal Kalah

Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan Lavrov, dibawa ke Rumah Sakit Sanglah, yang terbesar di pulau itu, “untuk pemeriksaan kesehatan.”

“Dia meninggalkan rumah sakit setelah pemeriksaan singkat dan kesehatannya dalam kondisi baik,” kata gubernur.

Sedangkan Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dr Sunarto, yang seperti kebanyakan orang Indonesia hanya menggunakan satu nama, juga membenarkan bahwa Lavrov telah mengunjungi rumah sakit untuk “memeriksa kesehatannya dan alhamdulillah dia sehat,” katanya.

Baca Juga: Lepas Funrace Tour De Muara Takus 2022, Gubernur Riau Minta Terus Dilaksanakan

Empat pejabat pemerintah dan medis Indonesia sebelumnya mengatakan kepada The Associated Press bahwa Lavrov dirawat di rumah sakit di ibu kota provinsi, Denpasar.

Dua orang mengatakan Lavrov telah mencari pengobatan untuk penyakit jantung, dengan satu orang kemudian mengatakan dia telah kembali ke hotelnya.

Semua pejabat itu menolak untuk disebutkan namanya karena mereka tidak berwenang untuk membahas masalah ini secara terbuka.

Terkait hal ini Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova membantah bahwa Lavrov telah dirawat di rumah sakit, menyebutnya sebagai "kepalsuan tingkat tertinggi". Namun, dia tidak membahas apakah dia telah menerima perawatan medis.

Dia memposting video Lavrov, terlihat sehat dengan T-shirt dan celana pendek, di mana dia diminta untuk mengomentari laporan tersebut.

“Mereka telah menulis tentang presiden kita selama 10 tahun bahwa dia jatuh sakit. Ini adalah permainan yang bukan hal baru dalam politik,” kata Lavrov dalam video tersebut.

Kantor berita negara Rusia Tass secara terpisah mengutip Lavrov yang mengatakan, "Saya di hotel, membaca materi untuk KTT besok."

Ditanya tentang situasi Lavrov, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dia “tidak tahu tentang apa yang terjadi pada Menteri Lavrov. Saya berharap dia mendapatkan pemulihan terbaik dan berharap besok akan memungkinkan untuk bertemu.”

Lavrov adalah pejabat Rusia berpangkat tertinggi pada pertemuan G-20, yang dihadiri oleh Presiden AS Joe Biden, Xi Jinping dari China, dan para pemimpin lainnya.

Halaman:

Editor: A. Muharram

Tags

Terkini

Gajah Liar di Provinsi Riau Dipasangkan GPS

Rabu, 8 Februari 2023 | 18:42 WIB
X