Jenderal Andika Perkasa : Anggota TNI Yang Lakukan Kekerasan di  Stadion Kanjuruhan - Malang Diproses Hukum

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 21:44 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

Dagangberita.com - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan bahwa tindakan tersebut bukan lagi melanggar kode etik profesi, tetapi sudah masuk ke dalam tindak pidana.

Baca Juga: Viral Video Tumpukan Penonton di Stadion Kanjuruhan - Malang, Yang Diduga di Gate 13 Ditonton Lebih 1,5 juta

"Ini bukan etik, tapi pidana," kata Andika saat ditemui di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat baru baru ini.

Menurutnya, perlakuan anggotanya itu kepada masyarakat sudah keterlaluan dan bukan bagian dalam pertahanan diri.

Menurutnya, perlakuan anggotanya itu kepada masyarakat sudah keterlaluan dan bukan bagian dalam pertahanan diri.

Baca Juga: Aremania Korban Gas Air Mata Stadion Kanjuruhan, Reza : Saya Diselamatkan Teman dan Tim Medis

" Kalau telihat di viral kemarin bukan dalam mempertahankan diri, itu termasuk bagi saya sudah masuk ke tindak pidana. Karena tidak berhadapan dengan prajurit tapi diserang," jelas Andika.

Oleh karena itu, Andika mengatakan, pihaknya tak segan-segan untuk memproses hukum anggotanya yang menyalahgunakan kekuasaan dengan melakukan tindakan kekerasan terhadap masyarakat.

Baca Juga: Peristiwa Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan - Malang Berjumlah 448 Orang, Ini Rinciannya.

"Kita sudah sejak kemarin sore, melakukan investigasi sekaligus kita lanjutkan dengan proses hukum karena yang viral itu sangat jelas tindakan diluar kewenangan. Jadi kalau KUHP pasal 126 sudah kena," ungkap Jenderal Andika.

"Belum lagi KUHPnya. Jadi kita tidak akan mengarah pada disiplin tetapi pidana. Karena itu sudah sangat berlebihan," sambungnya.

Selain itu Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan, sebanyak lima orang prajurit telah diperiksa setelah diduga melakukan tindakan berlebihan dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kelima prajurit itu diperiksa karena sudah terdapat bukti awal atas tindakan berlebihan mereka dalam tragedi tersebut.

Lebih lanjut, kata Andika, pihaknya juga sedang memeriksa unsur pimpinan dalam perkara ini.

Diberitakan sebelumnya, beredar video anggota TNI melakukan tendangan kungfu kepada seorang suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu tanggal 01 Oktober 2022  lalu.

Halaman:

Editor: A. Muharram

Tags

Terkini

Gajah Liar di Provinsi Riau Dipasangkan GPS

Rabu, 8 Februari 2023 | 18:42 WIB
X