• Sabtu, 13 Agustus 2022

Calon Anggota KPU August Mellaz Dicecar Anggota DPR

- Senin, 14 Februari 2022 | 12:35 WIB
Calon anggota KPU August Mellaz dicecar anggota DPR karena pernah membuat pernyataan partai politik tak berkontribusi terhadap penyempurnaan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu. (Dok. Beritasatu.com)
Calon anggota KPU August Mellaz dicecar anggota DPR karena pernah membuat pernyataan partai politik tak berkontribusi terhadap penyempurnaan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu. (Dok. Beritasatu.com)

Dagangberita.com - Calon anggota KPU August Mellaz dicecar anggota DPR karena pernah membuat pernyataan partai politik tak berkontribusi terhadap penyempurnaan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu.


Pertanyaan itu dilontarkan oleh anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDIP Komarudin Watubun. Komarudin meminta August memberikan klarifikasi soal pernyataan partai politik tidak berkontribusi.

"Tentang penilaian saudara terhadap DPT, partai politik tidak berkontribusi apa-apa untuk DPT," ujarnya saat uji kelayakan dan kepatutan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikuti dari Merdeka.com, Senin (14/2).


"Sebentar lagi kalau terpilih mau tidak mau partai politik kemitraan saudara. Saya minta klarifikasi dulu," lanjut Komarudin.

Baca Juga: Kepolisian NTB Kembali Menghimbau Masyarakat Untuk Tidak Menerbangkan Drone di Sirkuit Mandalika


August mengaku tidak ingat mengeluarkan pernyataan tersebut. Komarudin pun mengingatkan August pernyataan itu pernah disampaikan tahun 2013 silam.
Sebagai aktivis kepemiluan, August berdalih, biasanya tidak seperti yang diberikan ketika merespons catatan kepada partai politik atau penyelenggara pemilu.

August mengaku biasanya mengkritisi pemilih yang memiliki hak tetapi tidak masuk dalam DPT.
"Merespons catatan apakah kepada partai politik atau kepada penyelenggara pemilu biasanya tidak begitu catatan-catatan saya," katanya.

Baca Juga: Wika Salim Punya Kebiasaan saat Nyetir Kerap Telanjang Kaki


Lantas, August menceritakan pengalamannya ikut menyusun UU Pemilu sebagai tenaga ahli pemerintah. Dari pengalamannya itu, dia mencontohkan mengusulkan tambahan kursi di DPR.

Sehingga, tidak ada intensi buruk saat memberikan catatan negatif terhadap peran partai politik.

Halaman:

Editor: Andriansyah

Tags

Terkini

Padepokan Milik 'Gus Samsudin' Ditutup Pemkab Blitar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:23 WIB

Kemenkes Janji Akan Perbaiki Fasilitas Kesehatan

Kamis, 24 Februari 2022 | 13:44 WIB
X