• Sabtu, 13 Agustus 2022

Mantan Kasatgas Penyidik KPK Novel Baswedan Mengaku Tak Terkejut Dengan Terbitnya Peraturan KPK Nomor Satu

- Jumat, 11 Februari 2022 | 13:27 WIB
Novel Baswedan dan Mantan Penyidik KPK dilantik jadi ASN. (Dok. Liputan6.com)
Novel Baswedan dan Mantan Penyidik KPK dilantik jadi ASN. (Dok. Liputan6.com)

Dagangberita.com - Mantan Kasatgas Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku tidak terkejut dengan terbitnya Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Kepegawaian KPK. Dalam perkom tersebut menyatakan pelamar pegawai KPK tidak pernah diberhentikan secara hormat dari komisi.

"Jadi saya tidak terkejut dengan dibuatnya peraturan tersebut," katanya dalam keterangannya, dikutip dari Merdeka.com, Jumat (11/2).

Sejak awal, dia sudah menduga dirinya dan mantan pegawai KPK lainnya sengaja disingkirkan. Menurutnya, pimpinan KPK akan berusaha agar Novel dan kawan-kawan tidak pernah lagi kembali menjadi pegawai KPK."Semakin menggambarkan bahwa benar ada misi tertentu untuk menyingkirkan orang-orang yang bekerja baik di KPK.

Baca Juga: Menko Polhukam: Masyarakat Tak Perlu Bayar Cicilan Pinjol Ilegal

Bahkan sekarang seperti ada ketakutan bila suatu saat kembali lagi akan membongkar skandal-skandal tertentu," terangnya.Novel menyebut, dirinya dan mantan pegawai KPK lainnya yang sudah diberhentikan melalui tes wawasan kebangsaan (TWK) sudah memahami karakter Firli Bahuri. Menurutnya, pimpinan KPK periode 2019-2023 ini tidak ingin Indonesia bersih dari korupsi.

"Bagi saya dan kawan-kawan sangat paham bahwa ketika pimpinan KPK adalah orang-orang yang tidak ingin memberantas korupsi, bahkan berlaku sebaliknya, maka akan menyingkirkan orang-orang yang punya tekat untuk bekerja baik dan benar," jelasnya.

Namun Novel tetap berharap nantinya KPK dipimpin oleh mereka yang memiliki keinginan memberantas korupsi. Menurut Novel, saat itu dirinya dan mantan pegawai KPK lainnya pasti akan kembali dibutuhkan.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Melonjak Tajam, Ini Penyebabnya Menurut Pakar

"Tetapi ketika pimpinan KPK nanti adalah orang-orang yang cinta dengan negerinya, bersungguh-sungguh untuk memberantas korupsi, maka akan mencari orang-orang yang berintegritas, berpengalaman, dan memiliki kompetensi. Pada saat itu kami pasti akan dibutuhkan," kata Novel.

Diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan peraturan baru, yakni Perkom Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Kepegawaian KPK.

Halaman:

Editor: Andriansyah

Tags

Terkini

Padepokan Milik 'Gus Samsudin' Ditutup Pemkab Blitar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:23 WIB

Kemenkes Janji Akan Perbaiki Fasilitas Kesehatan

Kamis, 24 Februari 2022 | 13:44 WIB
X