• Minggu, 27 November 2022

Pelaku Pembunuhan Honorer dan Ibunya di Kuansing, Ternyata Masih Ada Hubungan Keluarga, Berikut Kronologisnya

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 20:07 WIB
Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata didampingi Kasat Reskrim AKP Linter Sihaloho, saat press rilis 
Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata didampingi Kasat Reskrim AKP Linter Sihaloho, saat press rilis 

DAGANGBERITA.COM - Akhirnya pertualangan pelaku pembunuhan honorer dan ibunya, ternyata dilakukan kerabatnya inisial RS (29). Yang akhirnya ditangkap di rumah keluarganya di daerah Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupateng Kuansing, Kamis tanggal 06 Oktober 2022. 

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Honorer dan Ibunya, Polres Kuansing Periksa 22 Saksi

Pelaku RS  merupakan penyebab tewasnya Suryani dan Hasnah (Anak dan Ibu) di Kecamatan Pangean ini, berhasil ditangkap pihak Kepolisian saat sedang tertidur.

Diketahui sebelumnya, Warga di Dusun Penghijauan, Desa Pasar Baru - Kecamatan Pangean - Kuansing, pada Selasa tanggal 27 September 2022 pukul 18.30 WIB yang lalu dihebohkan dengan ditemukannya dua warga  yang tewas di dalam rumah dengan posisi berpelukan bersimbah darah. Kedua korban bernama Hasnah (60) dan Suryani (27) yang merupakan Ibu dan Anak.

Pihak Polisi pun menduga kedua korban menjadi korban rampok, Karena adanya sejumlah barang-barang korban yang hilang seperti, 1 Unit Hp Vivo, 1 Unit Hp Nokia, 1 Unit Sepeda Motor Beat Street Warna Pink lest hitam No.Pol BM 2548 XW dan sejumlah Perhiasan. Sedangkan tak jauh dari korban ditemui sebilah Kapak yang berlumur darah.

Baca Juga: Honorer Kabupaten Kuansing Ditemukan Tewas Dengan Ibunya, Kondisi Saat Berpelukan

Namun setelah berhasil menangkap pelaku, Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata didampingi Kasat Reskrim AKP Linter Sihaloho, saat press rilis dihadapan puluhan media di lobi Mapolres Kuansing Jumat tanggal 07 Oktober 2022, menyebut motif pelaku adalah pencurian dengan kekerasan. Dimana pelaku pada saat  26 September malam yang lalu, memang berencana datang ke rumah korban yang juga merupakan kerabat jauh untuk meminjam uang.

Namun pelaku malah mengurungkan niat untuk meminjam uang, karena yakin tak akan diberikan pinjaman. Lalu muncul niat pelaku untuk melakukan aksi pencurian. Pelaku pun menunggu hingga saat yang tepat. Ketika sudah larut malam, tatkala kedua korban sudah tertidur dengan lampu mati, pelaku pun masuk lewat pintu belakang untuk melancarkan aksinya.

''Pelalu masuk lewat pintu belakang. Kedua korban saat itu sudah tertidur dengan keadaan lampu mati. Kedua korban tertidur di dekat ruang tamu,'' ujar AKBP Rendra.

Pelaku pun mengendap-endap masuk hingga ke dekat korban. Tanpa berfikir panjang, pelaku pun mencoba mengambil gelang yang masih melekat ditangan korban Suryani. Merasa ada yang aneh dengan tangannya, membuat Suryani pun terbangun dan terpekik terperanjat melihat ada orang dihadapannya.

Halaman:

Editor: A. Muharram

Tags

Terkini

X