• Minggu, 27 November 2022

Kasus Pembunuhan Honorer dan Ibunya, Polres Kuansing Periksa 22 Saksi

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 20:21 WIB
Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata
Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata

Dagangberita.com -Polres Kuantan Singingi (Kuansing) optimis akan mengungkap kasus pembunuhan honorer dan ibunya di Pangean-Kuansing. Hingga kini, sudah 22 saksi yang sudah diperiksa.

Baca Juga: Honorer Kabupaten Kuansing Ditemukan Tewas Dengan Ibunya, Kondisi Saat Berpelukan

Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata melalui Kasat Reskrim AKP Linter Sihaloho, Kamis tanggal 06 Oktober 2022  mengungkapkan pihaknya optimis  mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Karena pihaknya akan terus melakukan pendalaman dengan melakukan berbagai upaya.

'' Selain sudah 22 saksi yang kita periksa. Kita juga mendapat informasi lain. Segala upaya kita lakukan dan kita optimis dapat mengungkap kasus ini,'' ujar Linter.

Diketahui sebelumnya, Warga warga di Dusun Penghijauan, Desa Pasar Baru - Kecamatan Pangean - Kuansing, pada Selasa tanggal 27 September 2022 pukul 18.30 WIB yang lalu dihebohkan dengan dua warga ditemukan tewas di dalam rumah dengan posisi berpelukan bersimbah darah.

Yang mana Kedua korban bernama Hasnah (60) dan Suryani (27)  merupakan Ibu dan Anak.

Pihak Polisi pun menduga kedua korban menjadi korban rampok, Karena adanya sejumlah barang-barang korban yang hilang seperti, 1 Unit Hp Vivo, 1 Unit Hp Nokia, 1 Unit Sepeda Motor Beat Street Warna Pink lest hitam No.Pol BM 2548 XW dan sejumlah Perhiasan. Sedangkan tak jauh dari korban ditemui sebilah Kapak yang berlumur darah.

Sedangkan kronologis ditemukan Korban ketika Umar (26) yang merupakan pacar korban Suryani, datang kerumah melihat rumah korban yang merupakan honorer di Kantor Camat Pangean, karena dari hari Senin tanggal 26 September 2022 Hp korban tidak aktif.

Kemudian Saksi mendatangi rumah korban dengan tujuan menanyakan penyebab Hp korban tidak aktif, sewaktu sampai dirumah korban saksi menemukan keadaan rumah dalam keadaan mati lampu, pintu rumah sudah terbuka, karna ketakutan kalau masuk nanti akan menjadi masalah, saksi memilih untuk melaporkan hal tersebut ke keluarga korban di Desa Sungai Langsat yang bernama Santi.

Halaman:

Editor: A. Muharram

Tags

Terkini

X