• Minggu, 26 Juni 2022

KPK Panggil Manajer Keuangan PT Widya Sapta Colas Atas Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis

- Rabu, 9 Februari 2022 | 12:05 WIB
Gedung KPK (Dok. tempo.co)
Gedung KPK (Dok. tempo.co)

Dagangberita.com - Kasus dugaan korupsi proyek jalan di Bengkalis Tahun 2013-2015 masih berlanjut di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kekinian, KPK memanggil Manajer Keuangan PT Widya Sapta Colas Periode 2012-2014, Frans Sebastian Tambunan, selaku pihak swasta sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek multiyears tersebut.

Frans diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Sekda Kota Dumai/mantan Kadis PU Bengkalis 2013-2015 M Nasir (MNS) dalam penyidikan kasus korupsi proyek Jalan Lingkar Barat Duri Pulau Bengkalis.

"Hari ini, Frans Sebastian Tambunan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka M Nasir (MNS)," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikutip dari Antara--Suara, Selasa (8/2/2022).

Baca Juga: Prabowo Subianto Maju Lagi di Pilpres 2024

Sebelumnya, pada 17 Januari 2020, KPK telah mengumumkan dua tersangka dalam kasus korupsi multiyears proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri Tahun Anggaran 2013-2015 dengan nilai kerugian sekitar Rp152 miliar.

Mereka adalah M Nasir dan Victor Sitorus (VS) selaku kontraktor.

Selain itu, M Nasir ditetapkan sebagai tersangka dalam 3 kasus lainnya yang merupakan hasil pengembangan kasus korupsi proyek jalan di Kabupaten Bengkalis.

Pertama, M Nasir menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek peningkatan proyek peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil (multiyears) di Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2013-2015 dengan nilai kerugian sekitar Rp156 miliar.

Baca Juga: Kasus Suap Rahmat Effendi, Penyidik KPK Terus Mengusut Proses Ganti Rugi Lahan Grand Kota Bintang Bekasi

Halaman:

Editor: Andriansyah

Tags

Terkini

Juragan Wartegdi Cikarang Perkosa Karyawati 17 Tahun

Kamis, 10 Februari 2022 | 14:27 WIB

Begini Fakta Pembunuhan Guru di Bandung

Selasa, 8 Februari 2022 | 15:53 WIB

Terpopuler

X