• Minggu, 26 Juni 2022

Kapolda Maluku Tegaskan pada Oknum Anggota Brimob yang Diduga Terlibat Kasus Penembakan Warga di Lokasi Penamb

- Jumat, 4 Februari 2022 | 09:26 WIB
Kemudian untuk kasus dugaan pelanggaran kode etik bagaimana dia menyalahgunakan kewenangan dan senjata api,  (Dok. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Kemudian untuk kasus dugaan pelanggaran kode etik bagaimana dia menyalahgunakan kewenangan dan senjata api, (Dok. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Dagangberita.com - Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif menegaskan oknum anggota Brimob yang diduga terlibat kasus penembakan warga di lokasi penambangan emas ilegal Gunung Botak, Pulau Buru, terancam sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH/dipecat).

"Untuk oknum Brimob sudah kita tangkap dari hari pertama dan ditahan di Mako Brimob," kata Kapolda di Ambon, dikutip dari Suara.com, Kamis 3 Februari 2022.

Selanjutnya yang bersangkutan akan menjalani proses persidangan secara terbuka karena Polri tunduk pada peradilan umum untuk kasus menghilangkan nyawa orang lain.

Baca juga: Truk Pengangkut Galon Alami Kecelakaan Puluhan Galon Berserakan di Jalan

Kemudian untuk kasus dugaan pelanggaran kode etik bagaimana dia menyalahgunakan kewenangan dan senjata api, dimana ancaman hukuman terberatnya adalah PTDH dari institusi kepolisian.

"Saya yakin dengan kejadian seperti ini menjadi resiko karena tidak mencerminkan anggota Birmob, dan masih jauh lebih banyak anggota lainnya yang masih lebih bagus," tegas Kapolda.

Ketua Komisi I DPRD Maluku Amir Rumra dalam rapat kerja dengan Kapolda, Pangdam XVI/Pattimura, dan Plt Sekda Maluku juga menjelaskan adanya aksi tuntutan kesatuan mahasiswa adat Buru ke DPRD agar proses hukum Brigpol AB oleh Polda bisa berjalan secara terbuka.

Baca juga: Miris, Kelas di SD Cibungur Hanya Miliki 3 Ruangan dan Terpaksa Disekat Lemari dan Triplek

Sementara Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut yang memimpin rapat kerja tersebut mengatakan, untuk masalah Gunung Botak telah disampaikan bahwa proses hukum pelanggaran yang terjadi di sana telah ditangani Polda.

"Kita juga mengagendakan rapat bersama komisi I dan II DPRD provinsi untuk membahas status Gunung Botak," ucapnya.

Halaman:

Editor: Andriansyah

Tags

Terkini

Juragan Wartegdi Cikarang Perkosa Karyawati 17 Tahun

Kamis, 10 Februari 2022 | 14:27 WIB

Begini Fakta Pembunuhan Guru di Bandung

Selasa, 8 Februari 2022 | 15:53 WIB

Terpopuler

X