• Sabtu, 13 Agustus 2022

5 Desa di Selaawi Garut  Diterjang Banjir Bandang

- Jumat, 14 Januari 2022 | 13:38 WIB
Tangkapan layar peristiwa banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Selaawi, Kamis, 13 Januari 2022. (foto sumber/ Pikiran-Rakyat  /Istimewa)
Tangkapan layar peristiwa banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Selaawi, Kamis, 13 Januari 2022. (foto sumber/ Pikiran-Rakyat /Istimewa)

DAGANG BERITA- Bencana alam banjir bandang kembali melanda wilayah Kabupaten Garut. Kali ini bencana alam yang disebabkan tingginya intensitas hujan itu melanda 5 desa yang ada di Kecamatan Selaawi.

"Benar, tadi kami mendapatkan laporan adanya bencana alam banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Selaawi. Laporan sementara, ada 3 desa di Selaawi yang dilanda banjir bandang," ucap Kasi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Iman Imrania, Kamis 13 Januari 2022 malam. Dikutip Pikiran-Rakyat.com dengan judul Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Selaawi Garut Akibat Sungai Meluap

Baca Juga: Rumah Warga di Karawang Luluh Lantak Diterjang Angin Puting Beliung

Disebutkannya, dari informasi yang didapatkan, sejak siang di wilayah Selaawi memang turun hujan dengan intensitas tinggi. Hal ini menyebabkan air di Sungai Cikuya yang ada di daerah tersebut meluap karena tak mampu menampung besarnya debit air.

Usai menerima laporan, tutur Irman, BPBD langsung mengirimkan tim ke lokasi. Pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh karena petugas masih melakukan pendataan di lapangan.

Baca Juga: Miris Butuh Uluran Tangan, Gintan Anak Yatim Piatu Terbaring Lemas di RSUD dr Slamet Garut

Camat Selaawi, Ridwan Efendi, menjelaskan banjir bandang di wilayahnya tersebut menerjang 5 desa, yakni Selaaawi, Putra Jawa, Mekarsari, Samida, dan Pelita Asih.

Selain banjir bandang, ada juga bencana alam longsor akibat guyuran hujan deras yang terjadi mulai pukul 14.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.

"Ada beberapa sungai yang meluap akibat tingginya intensitas hujan. Luapan air dari sungai menerjang pemukiman warga di 5 desa," kata Ridwan.

Menurut Ridwan, selain pemukiman, air dari sungai yang meluap juga menerjang lahan pertanian dan juga jalan. Untungnya, peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.***

Halaman:

Editor: Dede Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Taman Nasional Komodo New 7 Wonder

Jumat, 5 Agustus 2022 | 22:36 WIB

Provinsi Riau Ada 29 Kerajaan

Rabu, 3 Agustus 2022 | 22:58 WIB

Sudah Tahu Asal Usul Nama Candi Muara Takus

Rabu, 27 Juli 2022 | 18:51 WIB

Wisata Sungai Gagak Kampar Butuh Waktu 2,5 Jam

Rabu, 27 Juli 2022 | 16:18 WIB
X